SUKARAJA – Universitas Nurul Huda (UNUHA) melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom tersebut berlangsung di Aula Kampus A UNUHA, Sukaraja.

Asesmen Lapangan merupakan bagian penting dalam proses akreditasi perguruan tinggi untuk mengukur dan memastikan mutu serta kelayakan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, BAN-PT melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap data serta dokumen akreditasi yang telah disampaikan oleh UNUHA.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Sukaraja (YPPNH) Drs. KH. M. Tasdiq, M.Pd., Ketua Senat UNUHA Dedi Mardiansyah, M.Pd., Rektor UNUHA Mukhammad Fathoni, M.Pd., Wakil Rektor I Dr. Arini Rosa Sinensis, M.Pd., Wakil Rektor II Ainur Rohmah, M.Pd., Wakil Rektor III Dr. Ade Rosad, M.Pd., serta kepala biro, pusat, lembaga, dekan, ketua program studi, dan dosen di lingkungan UNUHA.
Dalam pelaksanaan AL tersebut, UNUHA menerima kunjungan asesmen dari tim asesor BAN-PT yang terdiri atas Prof. Dr. Ammang Latifa, S.Pd, M.Hum, dari Universitas Muhammadiyah Parepare, Prof. Dr-Ing. Dadang Suhendra, M.Sc,, dari Universitas Gunadarma, dan Dr. Fortunasari, S.S, MA dari Universitas Jambi.

Tim asesor melakukan proses asesmen melalui sesi wawancara, verifikasi dokumen, serta klarifikasi berbagai aspek penyelenggaraan perguruan tinggi yang berkaitan dengan tata kelola, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sumber daya manusia, kemahasiswaan, serta sistem penjaminan mutu.
Rektor UNUHA Mukhammad Fathoni, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan asesmen lapangan menjadi momentum penting bagi UNUHA untuk melakukan evaluasi sekaligus menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu secara berkelanjutan.
“Pelaksanaan asesmen lapangan ini merupakan bagian penting dalam perjalanan UNUHA untuk terus meningkatkan kualitas dan tata kelola perguruan tinggi. Kami siap memberikan data dan informasi yang dibutuhkan oleh tim asesor secara terbuka dan objektif,” ujarnya.
Ia berharap proses asesmen dapat berjalan dengan lancar dan memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan UNUHA ke depan. Menurutnya, akreditasi bukan hanya sebagai pemenuhan administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh proses penyelenggaraan pendidikan di UNUHA semakin bermutu.
Pelaksanaan AL secara daring ini diikuti oleh jajaran pimpinan universitas dan unit kerja terkait. Seluruh unsur UNUHA berkomitmen memberikan dukungan penuh selama proses asesmen berlangsung sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Melalui asesmen ini, UNUHA berharap dapat memperoleh hasil terbaik sekaligus rekomendasi yang dapat menjadi pijakan dalam memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di masa mendatang. (*)



