← Kembali
Berita

UNUHA Perkuat Sinergi dengan Disdik Sumsel, Siap Teken MoU untuk Penguatan Tri Dharma

24 April 2026 Nurul Huda Media Center 2 menit baca Berita

PALEMBANG – Universitas Nurul Huda (UNUHA) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Salah satu langkah strategis yang tengah ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang berfokus pada implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rektor UNUHA, M. Fathoni, M.Pd.I, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk tanggung jawab perguruan tinggi swasta dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan.

Hal tersebut disampaikannya saat audiensi di Ruang Rapat Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Kamis (23/4/2026), didampingi Wakil Rektor I Dr. Arini Rosa Sinensis, M.Pd, Wakil Rektor IV Dr. Ade Rosad, M.Pd, serta Kepala Bidang Humas dan Protokol Rafika Ramadhani, M.Pd.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, perlu adanya penguatan melalui MoU sebagai dasar legalitas dan tertib administrasi,” ujar Fathoni.

Ia menjelaskan, implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sebenarnya telah berjalan di sejumlah SMA, SMK, dan SLB di wilayah OKU Timur. Namun, untuk memperkuat aspek legal dan keberlanjutan program, diperlukan payung hukum dalam bentuk kerja sama resmi.

“Hari ini kami mengajukan permohonan agar kegiatan yang sudah berjalan dapat memiliki legal standing yang jelas. MoU ini nantinya akan menjadi penguat kolaborasi tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd, mengapresiasi langkah proaktif UNUHA dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Ia menilai, program yang dijalankan UNUHA telah sejalan dengan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Secara implementasi, kerja sama ini sudah berjalan dengan baik, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Namun, untuk tertib administrasi, memang perlu dituangkan secara resmi dalam MoU,” ungkapnya.

Mondyaboni menambahkan, draft MoU yang telah diajukan akan melalui proses telaah oleh Biro Hukum sebelum ditetapkan dan diimplementasikan secara resmi.

“Kita tunggu hasil telaah dari Biro Hukum. Setelah itu, kerja sama ini bisa segera diimplementasikan secara lebih luas dan terarah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya penguatan program pendidikan yang selaras dengan visi Gubernur Sumsel H. Herman Deru, yakni “Sumsel Maju untuk Semua”. Salah satu fokus utama adalah pengembangan muatan lokal (mulok) ketahanan pangan serta penguatan karakter peserta didik.

“Peserta didik tidak hanya dituntut cerdas secara kognitif, tetapi juga harus memiliki kecerdasan afektif dan psikomotorik. Ini penting agar mereka mampu menghadapi tantangan dan dampak negatif dari kemajuan teknologi informasi,” pungkasnya.*

Eksplorasi konten lain dari Universitas Nurul Huda

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca