← Kembali
Berita

UNUHA Buka Tiga Prodi Baru, LLDIKTI Wilayah II Lakukan Pendampingan

07 Maret 2026 Nurul Huda Media Center 3 menit baca Berita

SUKARAJA – Universitas Nurul Huda (UNUHA) berencana membuka tiga Program Studi (Prodi) baru, yakni Prodi Pertanahan, Peternakan, dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan akademik dan peningkatan layanan pendidikan di perguruan tinggi tersebut.

Sebagai langkah percepatan pembukaan Prodi baru, UNUHA menggelar kegiatan Pendampingan Pembukaan Program Studi Baru bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II (LLDIKTI Wilayah II) pada Sabtu (7/3/2026).

Tim LLDIKTI Wilayah II yang hadir dalam pendampingan tersebut Alwi, SE, M.SI membindangi Pendampingan Aspek Kelembagaan dan Aplikasi SIAGA, Eka Renawiyati, M.Kom bidang Pendampingan Aspek Umum dan Legalitas, dan Eka Yus Endang nantinya akan melakukan Pendampingan Aspek SDM dan Aplikasi SIAGA.

Rektor UNUHA, M. Fathoni, M.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan agenda penting yang sejak lama direncanakan oleh pihak universitas.

Menurutnya, pembukaan program studi baru bukan sekadar kebutuhan institusi, tetapi juga menjadi tuntutan perkembangan pendidikan tinggi.

“UNUHA awalnya akan membuka enam program studi, dan sebenarnya kami memiliki keinginan untuk membuka lebih banyak lagi. Sebagai langkah awal tiga Prodi dulu. Saat ini jumlah Prodi yang tersedia sudah mencapai sepuluh,” ungkap Fathoni.

Sementara itu, perwakilan LLDIKTI Wilayah II, Alwi, SE., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap rencana UNUHA dalam membuka program studi baru.

Ia menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah II siap memberikan pendampingan dalam setiap tahapan proses pembukaan Prodi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Alwi, saat ini jumlah perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah II mencapai sekitar 157 perguruan tinggi swasta, dengan jumlah program studi lebih dari 1.000 Prodi.

Ia menjelaskan bahwa dalam proses pembukaan program studi baru terdapat beberapa komponen penting yang harus diperhatikan oleh perguruan tinggi, mulai dari aspek dokumen hingga kesiapan sumber daya.

“Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain kesiapan sarana dan prasarana, ketersediaan dosen, serta aspek legalitas. Selain itu, akreditasi program studi juga menjadi hal penting yang harus dipersiapkan sejak awal,” jelasnya.

LLDIKTI Wilayah II, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan agar proses pembukaan program studi baru di UNUHA dapat berjalan sesuai regulasi dan standar yang telah ditetapkan.

Dengan rencana pembukaan tiga Prodi baru tersebut, UNUHA diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan keilmuan di berbagai bidang.

Selain dihadiri langsung Rektor UNUHA M. Fathoni, M.Pd, hadir juga Wakil Rektor I Dr. Arini Rosa Sinensis, M.Pd, Wakil Rektor III Dr. Supangat, M.Pd.I, Wakil Rektor IV Dr. Ade Rosad, M.Pd, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Hastuti Retno Kuspiyah, M.Pd, Dekan FIP Lailatul Fitriyah, S.S., M.Pd, Dekan Saintek Dr. Thoha Firdaus, M.Si, Dekan FAI Marlina, M.Pd dan sejumlah Wakil Dekan dan Ketua Prodi. (*)

Eksplorasi konten lain dari Universitas Nurul Huda

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca